rss
twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Pages

KAJIAN SASTRA KAWASAN ARAB MODERN

KAJIAN SASTRA KAWASAN ARAB MODERN

A. Latar Belakang
Seorang penulis menciptakan sebuah karya sastra berlandaskan pada bentuk dan isi yang pada dasarnya mewakili ide dan tanggapannya terhadap kehidupan dan segala makna yang ada di dalamnya (C. Brooks dalam Saman, 2001: 45). Sebelum terwujud dalam sebuah karya sastra, seorang pengarang telah melewati berbagai tahapan yang mungkin tidak diketahui oleh orang yang jauh dari lingkungannya. Ia mungkin telah mengembara, melibatkan diri, membaca, menyelidiki, memilih data, mengasingkan diri, dan lain sebagainya. Karya sastra adalah ungkapan perasaan dan potret realitas sosial. Sebagai lembaga sosial yang menyuarakan pandangan dunia pengarangnya, sastra bukan semata-mata fakta empiris yang bersifat langsung, tetapi merupakan suatu gagasan, aspirasi, dan perasaan yang dapat mempersatukan kelompok sosial masyarakat. Bahkan, sastra dapat diposisikan sebagai dokumen sosio-budaya. Sedangkan ide atau gagasan, pandangan hidup pengarang yang melatarbelakangi penciptaan suatu karya sastra, menurut Fananie, disebut dengan tema. Tema dalam sebuah karya sastra menempati posisi yang sangat penting karena tema merupakan ide pusat yang terdapat dalam karya sastra.

المعرب والدخيل في اللغة العربيـــــــــــة وآدابها


اسم الكتاب: المعرب والدخيل في اللغة العربيـــــــــــة وآدابها
المؤلف : الدكتور محمد ألتونجي
المطبع : دار المعرفة. بيروت – لبنان.
(الطبعة الأولى: 1426هـ 2005م: 264 صفحات)

analisis aktan

Nama: Nafid Burhan Arifi
Kelas: A
Nim: 07310045

Analisis Aktan
Analisis struktur akan lebih mengeksplorasi eksistensi tokoh dan keterlibatannya dalam berbagai peristiwa. Dengan demikian, perlu dianalisis hubungan antar tokoh dalam cerita. Oleh karena itu, penulis menggunakan teori aktan dan model fungsional yang dikembangkan oleh Greimas.
Algirdas Julien Greimas (A.J. Greimas) adalah penganut aliran strukturalis dari Prancis. Ia mengembangkan teori Propp menjadi dasar sebuah analisis naratif yang universal (Teeuw, 1988: 293). Sebelumnya, Propp telah memperkenalkan unsur naratif terkecil yang sifatnya tetap dalam sebuah karya sastra sebagai fungsi (Todorov, 1985: 48). Berdasarkan penelitiannya tentang dongeng Rusia, Propp membatasi fungsi cerita sebanyak 31 fungsi. Semua fungsi tersebut sifatnya tetap serta urutannya sama dalam setiap dongeng (Hutomo, 1991: 25). Berdasarkan teori Propp inilah Greimas mengemukakan teori aktan.

Halaqoh Bahasa Al-Qur'an dan Sastra

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Al-Qur'an tidak boleh disebut sebagai syair atau puisi, meskipun berirama. Para ahli menyepakati bahwa Al-Qur' an adalah prosa berirama dan mempunyai rima. Namun kemukjizatannya tidak hanya sekedar soal itu, karena kekuatan mukjizat Al-Qur'an yang sesungguhnya justru terdapat pada ketinggian bahasanya. Inilah yang membuat orang Quraisy ( yang pada zamannya dikenal sebagai gudangnya penyair dan sastrawan) tak mampu menandingi, meskipun hanya satu ayat saja.
Banyak orang yang tertarik pada Al-Qur’an, Namun tanpa dapat menjelaskan mengapa mereka kagum dan tertarik. Pesona Al-Qur’an sebenarnya bukan karena faktor dogma teologis yang mengharuskan orang beriman untuk mengagungkan dan mengimaninya, melainkan ada faktor inheren dalam teks Al-Qur’an itu sendiri. Teks Al-Qur’an memang mengandung sesuatu yang dapat memikat pembaca atau pendengarnya.
Al-Qur’an sebagai kitab sastra mempunyai kesamaan dengan kitab sastra arab lainya, yang juga dalam pemilihan kata menggunakan sinonim, polisemi, kata-kata asing dan kata-kata khas. Hal ini, menunjukkan bahwa bahasa Al-Qur’an menggunakan bahasa arab yang membumi, bukan “bahasa langit” yang jauh dari bahasa manusia. Tetapi, dalam pemilihan-pemilihannya itu mempunyai kekhasan tersendiri, yang terdapat dalam pemilihan kata, kalimat, dan wacananya.

Halaqoh Misi Diknas

BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pembahasan Pendidikan Nasional tidak terlepas dari pendidikan itu sendiri. Pada abad XX ilmu pendidikan sudah merupakan ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri. Demikian pula pendidikan nasional sudah merupakan ilmu yang sudah berdiri sendiri. Keduanya telah mempunyai objek, metode dan sistematika. Ilmu pendidikan berobjek anak didik, sedang pendidikan nasional berobjek pada pendidikan suatu negara atau bangsa.

Halaqoh Kriminalitas

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Perkembangan yang begitu pesat akhir-akhir ini, membuat kehidupan semakin mengasyikkan, penuh harapan, memuat sejuta janji, dan sekaligus tantangan. Antuisme terhadap perkembangan dan kemajuan bukan hanya mewarnai kehidupan manusia dewasa ini. Tapi sudah merupakan kewajaran, sehingga hampir boleh dikatakan bahwa umat manusia di seluruh penjuru dunia merasa tidak bisa hanya berpangku tangan menjadi penonton dan menunggu hasil untuk mendapatkan cipratan perkembangan dan kemajuan. Perkembangan yang begitu dasyat ini merupakan hasil karya manusia sendiri selama berabad-abad dalam arti bahwa terjadinya perkembangan dan kemajuan yang semakin laju ini bukanlah tanpa sejarah. Kerja kerasnya manusialah yang menghasilkan terobosan sistem kehidupan baru yang mengharuskan untuk selalu berlomba-lomba untuk menciptakan yang lebih dari yang lain.

Halaqoh Hukum Salam Sesudah Berbicara


SALAM
A. Latar Belakang
Satu dari sekian banyak hak sesama muslim adalah menyampaikan salam. Salam adalah sebuah ucapan yang mana mengandung kebaikan di dalamnya, mendatangkan kecintaan dan melapangkan dada (membuat tenang) bagi seorang muslim yang mendengarnya. Betapa banyak orang yang mengucapkan salam kepada saudaranya entah itu secara langsung atau lewat telepon atau surat atau SMS hingga mereka saling mencintai, saling mengasihi dan saling berkasih sayang. Mereka berbuat demikian hanya karena ikhlas kepada Alloh ta’ala dan mempunyai tujuan yang baik yaitu untuk mendoakan saudaranya. Contohnya seperti salam yang telah kita kenal yaitu “Assalamu’alaikum warrohmatullohi wa barakatuh” atau yang artinya salam sejahtera bagi anda sekalian dan semoga Alloh merahmati dan memberkahi atasnya. Sungguh indah ucapan salam ini, tiada salam yang indah yang pantas diucapkan melainkan salam ini dan akan menjadi lebih indah jika salam ini selalu tersebar dan diucapkan ketika anda bertemu dengan saudara seagama anda entah itu di kampus atau di masjid atau di rumah atau di tempat-tempat lain yang anda boleh untuk memulai salam.